PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi Perkembangan, Neuropsikologi, Kedokteran Anak

Asfiksia Lahir

birth asphyxia

Ringkasan Singkat

Asfiksia lahir adalah kondisi kekurangan oksigen serius pada bayi selama atau segera setelah lahir, yang dapat menyebabkan kerusakan otak atau organ.

Asfiksia lahir adalah kondisi medis serius di mana bayi mengalami kekurangan oksigen (hipoksia) dan/atau aliran darah yang tidak memadai ke organ-organ vital, terutama otak, selama atau segera setelah proses kelahiran. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti masalah plasenta, lilitan tali pusat, atau persalinan yang berkepanjangan.

Dampak psikologis dan perkembangan dari asfiksia lahir bisa sangat signifikan. Kekurangan oksigen pada otak dapat menyebabkan kerusakan otak, yang berpotensi mengakibatkan masalah perkembangan neurologis, kesulitan belajar, gangguan motorik, atau bahkan disabilitas intelektual. Psikolog perkembangan dan neuropsikolog sering terlibat dalam evaluasi dan intervensi dini untuk anak-anak yang mengalami asfiksia lahir, membantu mereka mengatasi tantangan perkembangan yang mungkin muncul.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Perlman, J. M. (2006). Asphyxia and the developing human brain. Clinics in Perinatology, 33(2), 387-399.
  • American Academy of Pediatrics. (n.d.). Birth Asphyxia. Retrieved from https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/preemie/pages/Birth-Asphyxia.aspx
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback